![]() |
| Sumber foto: google |
Beberapa waktu
belakangan ini sedang ramai demo para sopir angkot, karena hadirnya ojek online
di daerah saya tinggal. Kehadiran ojek online membuat sopir angkot
resah, seakan pendapatannya berkurang gara-gara kehadiran ojek online ini.
Bahkan, sampai ada yang bertindak anarkis.
Beberapa
oknum sopir angkot menjebak salah satu ojek online. Mereka order melalui aplikasinya. Setelah ojek online tersebut tiba, ternyata
oknum sopir angkot tersebut telah mengajak beberapa temannya, dan terjadilah
pengeroyokan.
Bahkan
masyarakat awam pun tak luput dari sasaran protesnya para sopir angkot. Setiap
orang yang mengendarai sepeda motor dengan membawa dua helm, dicurigai sebagai
ojek online. Oleh karena itu, ojek online di daerah saya tidak
menggunakan seragam, karena dikhawatirkan dapat mengancam keamanan para
pengendara ojek online
di
jalan. Tak segan para oknum sopir angkot ini berteriak, menghardik, hingga
mengancam.
Apa sih sebenarnya
penyebab penumpang angkot beralih menggunakan jasa ojek online? Berikut
ini adalah beberapa daya tarik ojek online, yang membuat masyarakat
jatuh hati:
1. Ketepatan dan kecepatan waktu
Setiap berangkat kerja saya menggunakan
angkutan umum alias angkot. Setiap hari di buru waktu jam kerja. Seandainya
terlambat masuk kerja, sudah horor rasanya. Kebiasaan angkot yang harus ngetem
dulu untuk mendapatkan penumpang, belum lagi ketika jalannya yang sangat lambat
karena mencari penumpang di jalan. Itu seringkali membuat saya resah jika
menggunakan angkot.
Dalam perhitungan waktu sih sebenarnya enggak
akan kesiangan sampai kantor, tapi karena ada beberapa hambatan di jalan selama di
angkot, akhirnya telat juga sampai kantor. Memang tidak semua perilaku sopir
angkot seperti itu, tapi tidak bisa dibilang sedikit juga ya. Hadirnya ojek online ini cukup membantu saya dalam mempersingkat waktu tempuh ke
tempat kerja. Dari mulai peng-order-an sampai tibanya
ojek online menjemput, saya tidak sampai menunggu terlalu
lama.
2. Keamanan
Awal pertama kali menggunakan ojek online, ada kekhawatiran benarkah ini aman? Sempat parno sendiri,
takut diculiklah, takut ini, takut itu, karena saat itu malam hari. Begitu pun
dalam mindset saya, kalau melihat tukang ojek itu kok
rasanya orangnya suka agak serem, hehe. Akhirnya, karena situasi terdesak, saya
memberanikan diri juga untuk mencoba ojek online. Tak seperti yang
saya pikirkan sebelumnya, ternyata pengendara ojek online tersebut begitu bersahabat. Cara mengendarainya pun dalam batas
aman, disesuaikan dengan keinginan penumpangnya. No ugal-ugalan. Akhirnya, saya jadi ketagihan menggunakan jasa
ojek online.
3. Keramahan
Salah satu yang bikin jatuh hati pake jasa
ojek online adalah keramahannya. Poin ini yang jadi nilai plus buat
saya. Menyapa ramah, santun bertutur kata. Kesan seperti itulah yang saya
dapatkan. Bagaimana sang pengendara ojek online tersebut membuat
pengguna jasanya, merasa nyaman dan aman saat berkendara bersamanya.
Itulah menurut saya tiga poin daya tarik ojek online yang membuat resah para
sopir angkot. Namun membuat banyak orang jatuh hati menggunakan jasanya.

Saya juga sering banget naik ojek online waktu tinggal di Jogja. Number one favourite karena nggak ribet
BalasHapusBetul mbak, cepet juga.. Tapi di tempat saya masih kurang aman soalnya angkot masih blm terima keberadaan gojek, demo terus sampai ada yg maen hakim sendiri..
Hapus